PotretBisnis.com, MEDAN-PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik bagi wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan. Distribusi tersebut dilayani melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal, Subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas, yakni Pelabuhan Lhokseumawe, Malahayati, dan Sibolga.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa Pelindo berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan melalui penyediaan fasilitas pelabuhan serta layanan operasional untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu di daerah terdampak bencana.
“Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan dan kebutuhan masyarakat,” ujarJonedi.
Total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, yang terdiri dari berbagai kebutuhan penting seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil reverse osmosis (RO), hingga genset. Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, Pelindo juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan guna mendukung pemerintah dan masyarakat dalam penanganan bencana.
Dari total 127 kunjungan kapal tersebut, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit. Sementara itu, Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume muatan 13.694 ton/m³/unit, dan Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis.
Bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari berbagai pihak, di antaranya pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, serta sejumlah institusi lainnya.
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menambahkan bahwa Pelindo Multi Terminal memastikan kelancaran layanan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik berlangsung di pelabuhan.
“Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan,” ujar Ary.
Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan terkait di lingkungan pelabuhan guna menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama masa penanganan bencana. (PB/andi)











