PotretBisnis.Com, MEDAN-PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) memperluas akses pengembangan karier bagi talenta muda melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga vokasi.
Langkah ini merupakan bagian dari sinergi dunia industri dan pendidikan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan adaptif menghadapi tantangan dunia kerja.
Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga terampil di tengah perubahan industri, PKSS—perusahaan yang bergerak di bidang solusi sumber daya manusia terus memperkuat ekosistem penyiapan SDM profesional.
Melalui kemitraan tersebut, PKSS menawarkan beragam program seperti job portal, job posting, pelatihan karier, campus engagement, program magang, hingga rekrutmen langsung bagi mahasiswa dan lulusan baru.
Sepanjang 2025, PKSS telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah institusi pendidikan, antara lain Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UPN Veteran Yogyakarta, serta lembaga pelatihan vokasi Jogja Flight Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga lembaga tersebut menjadi pintu masuk untuk memperkuat jangkauan layanan PKSS serta membuka peluang karier yang lebih luas bagi lulusan muda.
Business Director PKSS, Moh. Harsono, dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (24/11/2025), menegaskan bahwa kolaborasi pendidikan–industri menjadi kunci penyediaan SDM yang siap kerja.
“Kami percaya bahwa dunia pendidikan dan dunia industri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama ini akan membuka ruang yang lebih luas bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman nyata dan kesempatan karier yang lebih baik,” ujarnya.
PKSS meyakini kemitraan berkelanjutan akan memberikan manfaat berlapis, mulai dari memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta, memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kompeten, hingga mendukung dunia usaha memiliki SDM berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kerja sama PKSS dengan perguruan tinggi dan lembaga vokasi merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam membangun generasi muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global di tengah dinamika industri yang terus berkembang,” pungkasnya (PB/Andi)










