Menteri Perindustrian Saleh Husin (kedua kiri) berbincang dengan Chairman GarudaFood Sudhamek AWS (kiri), Executive Chairman Suntory Garuda Beverage Mitsuhiro Kawamoto (kedua kanan), dan Komisaris GarudaFood Hartono Atmadja usai melakukan pertemuan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, (3/3). Pertemuan dalam rangka melaporkan investasi GarudaFood yang berkejasama dengan perusahaan Jepang untuk memproduksi minuman MyTea & Mirai sebanyak 5 juta karton per tahun. GarudaFood Group telah memimpin pasar pada berbagai kategori, antara lain: merek Garuda untuk kategori kacang, Okky untuk kategori minuman berbasis jelly, Mountea untuk kategori minuman berbasis teh dan Chocolatos untuk kategori wafer stick premium. GarudaFood Group juga mulai diperhitungkan di kategori biscuit dengan merek Gery dan makanan ringan dengan merek Leo. Untuk pasar global, GarudaFood Group memfokuskan bisnisnya di Negara ASEAN yang merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menjadi pemain Regional. GarudaFood juga bekerja sama dengan Suntory Beverage & Food di bidang bisnis minuman non-alcohol dan mendirikan perusahaan joint venture dengan nama Suntory Garuda Beverage, yang telah sukses meluncurkan minuman Mirai Ocha dan Mytea di kategori minuman teh dalam kemasan botol. PotretBisnis/ist GF Ano










