PotretBisnis.com, ASAHAN-Memasuki musim penghujan serta tingginya Intensitas, mengakibatkan jalan penghubung di dua kecamatan , Airjoman Silaulaut, tepatnya di Dusun III Desa Airjoman, tergenang air.
Kondisi jalan dimaksud saat ini bagai kolam, digenangi air saat hujan turun, lantaran dibiarkan dan sudah 16 tahun tidak ada perbaikan.
Saifuddin Simatupang, warga Silau Laut, kerap melewati jalan tersebut , mengeluh karena kondisi ruas jalan sepanjang 4 kilometer, kondisinya rusak parah. Dia meminta pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, agar transparan terkait pemanfaatan dana perawatan ruas jalan itu setiap tahunnya.
“Pada 2007 lalu, jalan tersebut dihotmik, namun sampai saat ini belum ada perbaikan dan perawatan rutinnya,”katanya
Warga lainnya Khairul Sirait, yang berdomisili di Airjoman menyesalkan pihak Pemerintah Kabupaten Asahan, karena kurang memperhatikan dan tidak memprioritaskan perbaikan jalan di Kecamatan Airjoman.
“Pemkab Asahan seakan tak peduli , bahkan melakukan pembiaran, “kata Khairul.
Dia menambahkan bawwa masyarakat Desa Airjoman, nantinya tidak akan memilih, pasangan Bupati Surya Taufik (ST 20), apabila pasangan tersebut mencalonkan lagi pada pilkada 2024 kata Khairul.
Sudah tiga tahun pasangan ST 20 menjadi Bupati di Asahan, namun perbaikan jalan, di Airjoman tak diperhatikan.
Pantauan potretbisnis, akibat drainase buruk, kondisi ruas jalan penghubung 2 kecamatan, Airjoman Silaulaut, rusak parah.
Lubangnya sangat dalam, saat curah hujan tinggi, jalan tersebut tergenang sampai 3 hari. (PB- mubakhtiar lubis)











